Farrah Gray, Get Real Get Rich Farrah Gray, Get Real Get Rich - Pusat Semangat

Farrah Gray, Get Real Get Rich

GET REAL GET RICH! Dari Bocah Miskin Menjadi Miliarder Termuda

Saya gak bisa sukses, saya gak bisa kaya karena saya lahir dari keluarga biasa-biasa saja. Itu mungkin mental block negatif yang sering ada dalam diri kita saat ternyata kesuksesan belum duduk di pangkuan kita.

Benarkan begitu?
Anda tidak terlalu salah. Memang banyak orang gagal, dan orang miskin maaf mungkin karena orangtuanya juga masuk katagori fail atau termasuk orang miskin. Dia tak bisa melawan “kutukan”nasib keluarga.

"Apalah saya ini bapak saya hanya nelayan kecil. Apalah saya ini, ibu saya cuma pedagang kecil di pasar, apalah saya bapak saya hanya guru SD yang tak pernah naik pangkat."
Beritu sering curcol kita. Is it right?


Farrah Gray, Get Real Get Rich





Anda mungkin benar karena biasanya orang tua kaya raya akan melahirkan anak yang kemudian juga kaya raya. Orangtua pengusaha besar akan melahirkan pengusaha-pengusaha besar lainnya. Bapak yang pejabat akan melahirkan anak yang akan juga jadi pemimpin. Dan kita akan bilang, "bukankah sejarah sudah menunjukkan itu?"

Megawati menjadi pemegang kekuasaan tertinggi di partai merah. Wajar bukan karena ia anaka pendiri negara? Agus Yudhono belum berusia 4o sudah jadi kandidat orang no.1 di Jakarta. Wajar, bukan karena ia anak presiden no.6 negeri ini?


Farrah Gray, Get Real Get Rich



Gak apalah saya cuma guru SMP, toh bapak saya juga hanya seorang guru madrasah. Gak apalah saya hanya buka warung kecil-kecilan, toh bapak saya juga hanya buruh tani di desa.

Tapi si kecil *Farrah Gray* tak menerima “fakta-fakta” itu. Ia ingin melawannya 💪
Ingat ya: SI KECIL.
Gray tak hanya tidak menerima, dia merasa harus segera melakukan sesuatu. Tapi ia berpikir dengan formula kerja cerdas.

Sebelum melangkah bagaimana, ia mau riset dulu. Gak perlu keren-kerenan nunggu status mahasiswa atau peneliti, dia riset dengan intensif mengunjungi sumber ilmu : perpustakaan di kotanya.

Jadilah Gray kecil si “anak jalanan” yang rajin ke perpustakaan.
Ia ternyata kemudian menemukan bahwa ada anak manusia yang bernama *Bill Gates* yang menemukan sesuatu, yaitu microsoft yang sangat bermanfaat dan mendunia. Dan ia juga menemukan bahwa ada *Larry Page* yang menemukan google yang _deliver him_ ke tampuk jajaran miliarder dunia.

Lalu seorang anak kcl spt Gray harus menemukan apa untuk jd seperti mereka?
Lebih rendah dari level Gates dan Page, Gray melihat bahwa di Amerika melahirkan banyak  jutawan muda dari gedung investasi bernama *wall street*. Gedung pencakar langit megah di tengah metropolis new York yang menjadi pusat keuangan dan investasi dunia. Wall Street telah banyak mengubah nasib anak manusia, nasib perusahaan yang listing. Ini semua lewat perdagangan saham.

Kisah menapak prestasi keuangan disana digambarkan dengan drama berkelas oleh bintang film termahal Amerika *Will Smith* di film _Pursuit of Happines_
Haruskah saya mencebur ke dunia yang sama untuk meraih kesuksesan dan kekayaan yang sama?

Gray berusaha menemukan jawaban tuk tidak.
Siapa Gray? Ia adalah anak miskin, bahkan sangat2 miskin di daerah _slum_ di Chicago, Amerika. Lahir sebagai anak bungsu 5 bersaudara yang mendapat bantuan sosial pemerintah. Anak-anak yang lahir sedemikian miskin di daerah itu biasanya mati muda atau terjerat krimimal.
Jadi Gray tak hanya dendam dengan kondisi sekitarnya. Ia juga tak hanya beriset ria menekuni buku-buku. Tapi ia turun langsung mengerjakan apa yang disebut dengan bisnis. Di usia 6 tahun, saat anak-anak lain belum mengerti apa-apa ia sudah berniat meringankan beban keluarganya dengan menjual body lotion. Ingat ya, anak usia 6 tahun!
Dan di usia 14 tahun, ia jadi usahawan termuda yang memiliki kantor di pusat kapitalisme Amerika, Wall Street tadi. 

Amerika heboh...
Lebih luar biasa lagi. Di tengah ambisinya itu, malah menjalankan _social business_. Ia memperkerjakan, mendidik, dan melibatkan anak-anak muda bermasalah dengan cara-cara usaha yang legal untuk menghasilkan pendapatan.
Kesuksesannya pun bukan sulap. Jatuh bangun dan aneka hambatan ia rasakan tapi ia tak menyerah. Ganti ganti produk tak aneh lagi.

Sampai kemudian ia membuat bisnis suksesnya menciptakan sirup yang mampu memberinya order sampai 1,5 juta dollar setahun.
Apa yang ada di otaknya sehingga mampu menjadi sedemikian hebat? Ia meniatkan untuk berbagi lewat tulisannya di buku ini.
Maka menurut Gray tak hanya mindset yang harus diubah, tapi mindset seperti apa yang harus ditanamkan? Menurutnya mindset yang salah harus dihindari untuk mencapai utimate success itu. Dan dalam perjalanannya, dia menemukan ada 7 kebohongan yang sering orang temui yang menghalagi mereka mencapai puncak sukses dan kekayaan
Bagaimana sebenarnya sukses itu?
Menarik melihat kalimat pertama dari kata pengantar buku ini. Kalimat itu berbunyi 👇🏼
"Semua orang ingin masuk surga. Tapi tidak ada orang yang mau mati. Semua orang ingin sukses, tapi tidak semua orang mau melakukan apa yang dibutuhkan untuk itu.”
Keren kan pernyataan di buku itu?
Kerennya lagi 👇🏼
Bagi Gray, sukses itu seperti luka dalam tubuh. Jika kita tidak berusaha menyembuhkannya, maka ia akan sembuh sendiri. Dan sebenarnya sukses juga demikian. Coba renungi tuh...

Pede banget dia

Bayangkan bisa sembuh sendiri, dan sukses bs muncul sendiri
Dan sebenarnya sukses juga demikian. Tapi masalahnya, sudahlah kita tidak mau melakukan apa yang dibutuhkan untuk sukses itu, kita bahkan juga melakukan hal yang menghalanginya! Keterlaluan bukan?
Amazing, kan?
Apa saja penghalang-penghalang itu? Pertama dia mengkritik cara pandang kita terhadap keberuntungan yang menurutnya itu hanyalah mitos. Yah, baginya keberuntungan itu tak lain hanyalah sebuah mitos

Apa penghalang kedua? Kedua adalah pandangan bahwa kita harus punya produk hebat seperti gates atau Larry Pages diatas untuk menjadi sangat kaya.
Google adalah keajaiban era milenium. Inilah pelecut alias quantum dunia teknologi. Dengan mengetikkan apa saja di web nya, Anda akan bisa tau apa saja. Manfaat luar biasa google yang didirikan Lary Page ini tentu saja menjadi gula bagi semut-semut alias manusia zaman modern. Dan gula-gula itu tentu saja menjadi pencetak uang luar biasa. Google menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi terkaya yang pernah ada dalam sejarah umat manusia.
Sebelum Google, adalah Microsoft milik Bill Gates yang bahkan disebut sebagai cikal bakal melambungnya dunia IT dalam jagat ini. Microsoft yang melahirkan produk OS simpel ini tak ayal memanen kekayaan yang tak terbayangkan dalam sejarah bisnis dunia sebelum ini. Sang pendiri, Bill Gates bahkan selama beberapa dekade dinobatkan menjadi yang terkaya dalam sejarah bisnis manusia.
Tapi apa kata Gray di bukunya ini?
Menurutnya kebohongan bahwa kita harus sangat cerdas dan bisa memberi sesuatu atau penemuan yang dibutuhkan dunia untuk bisa kaya raya.
Yang benar adalah kecerdasan, keberanian, dan kemampuan menciptakan (menemukan) sesuatu hanya bisa membnatu kita sesaat saja. Hal-hal besar mucul jika kita memuaskan ceruk kecil.
Pernah dengar wall street, bukan? Inilah institusi bisnis yang telah mengubah banyak orang Amerika dari nobody menjadi somebody, alias dari bukan siapa-siapa menjadi orang. Institusi yang menggerakkan banyak orang Amerika untuk “berjudi” dengan kekayaannya untuk meraih kekayaan yang lebih besar lagi.

Inilah institusi yang disebut sebagai simbol wajah kapitalisme Amerika.
Dan menurut Gray, apa yang terjadi selama ini tentang wall street yang akan melahirkan kekayaan dari dunia investasi adalah kebohongan semata.
Yang benar adalah keuntungan investasi tidak datang langsung dari wall street. Keuntungan muncul dari dalam diri kita, tergantung pada apa yang kita ketahui dan kita cintai.


Jangan lewatkan sajian menarik lainnya ya^^


0 Response to "Farrah Gray, Get Real Get Rich"

Post a Comment

Ada Pertanyaan atau Komentar?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel